Mengenal Isolated Soy Protein (ISP)


Sobat blogger dimana saja berada,

Kedelai, atau kacang kedelai, adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan. Sobat blogger tentu mengetahui kalau kecap, susu kedelai, tahu, dan tempe berasal dari kacang kedelai. Berdasarkan peninggalan arkeologi, tanaman ini telah dibudidayakan sejak 3500 tahun yang lalu di Asia Timur. Begitu banyak manfaat yang terkandung di dalam kadang kedelai ini karena kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati.

Crown Soya Protein merupakan salah satu produsen dan eksportir produk-produk berbasis protein kedelai di China. Produk-produknya antara lain berupa isolated soy protein (ISP), soy protein concentrate, soy dietary fiber dan textured soy protein.

Crown Soya Protein menggunakan kedelai non – GMO (Genetically Modified Organism) yang berkualitas tinggi sebagai bahan baku produksinya dan diolah sesuai standar ISO 9001. Bahan baku berkualitas tinggi, sistem produksi yang baik dan mesin-mesin produksi yang bermutu tentu saja akan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Oleh karena itu tidaklah mengherankan apabila produk-produk Crown Soya Protein telah diekspor ke lebih dari 40 negara di seluruh dunia termasuk ke negara-negara maju seperti Australia, Amerika Serikat, Jerman, Italia dan Inggris.

Isolated Soy Protein (ISP) merupakan ingredient yang umum digunakan dalam proses pengolahan produk-produk daging olahan seperti sosis, burger, nugget dan lain-lain. Bahan ini terbuat dari tepung kedelai yang diproses sedemikian rupa sehingga produk akhirnya  berupa tepung berwarna putih kekuningan dengan kandungan protein tidak kurang dari 90%. Protein kedelai merupakan protein nabati yang memiliki karakteristik fungsional paling mendekati protein daging, karenanya ISP banyak digunakan sebagai meat replacer  yang berfungsi untuk mengurangi penggunaan daging dalam produk-produk daging olahan.

Marksoy 90 adalah ISP dengan special grade yang dibuat secara eksklusif untuk PT. Markaindo Selaras. Produk ini telah digunakan oleh banyak pabrik pengolahan daging di Indonesia. Dengan kemampuan water binding pada perbandingan 1 : 5 (1 bagian Marksoy 90 : 5 bagian air es), Marksoy 90 mampu menghasilkan gel dengan gel strength yang cukup tinggi, sedangkan untuk pembuatan soy protein emulsion, Marksoy 90 dapat digunakan dengan rasio Marksoy 90 : air es : minyak 1 : 4 : 4 sampai dengan 1: 6 : 6. Dengan rasio emulsi   1 : 4 : 5 sebagaimana umumnya digunakan di Indonesia, penggunaan Marksoy 90 akan menghasilkan soy protein emulsion dengan kualitas baik.

Selain ISP, Crown Soya Protein juga memproduksi produk-produk berbahan dasar protein kedelai lainnya, antara lain concentrated soy protein (kandungan protein minimal 65%). Concentrated soy protein  terdiri dari dua tipe, fungsional dan non fungsional. Tipe fungsional dapat digunakan sebagai alternatif pengganti ISP sedangkan tipe non fungsional digunakan sebagai bahan yang ditambahkan untuk meningkatkan kadar protein (enrichment) pada produk-produk seperti roti, biskuit, pakan ternak dan lain-lain.



Sumber gambar : manfaat.co.id
Sumber tulisan : wikipedia.org, markaindo.co.id

0 Response to "Mengenal Isolated Soy Protein (ISP)"

Poskan Komentar